Maintenance : Website akan beroperasi penuh pada tanggal 26 Januari 2025
Dini Saputri
Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas
Airlangga, Indonesia
Nurul Fitriyah
Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas
Airlangga, Indonesia
DOI: 10.19184/biograph-i.v3i2.49186
Keywords: kontrasepsi mantap; kontrasepsi; pasangan usia subur
ABSTRACT
Background: The population growth rate in Indonesia is an essential issue in the field of population. Rapid and uneven population growth will heavily pressure various sectors, such as providing food, employment, education, etc. The government implemented the National Family Planning program to reduce Indonesia's population growth rate, especially steady contraception for couples of childbearing age. This study aims to determine the description of couples of childbearing age using female and male sterilization methods in East Java Province in 2022.
Methods: The method used in this research is descriptive, using secondary data from the Central Bureau of Statistics. Secondary data used in this study is the number of couples of childbearing age and active family planning participants by district/city in East Java Province in 2022.
Result: The coverage of active family planning participants in East Java Province who use female and male sterilization methods is relatively low. The percentage of female operative method users is 4.62%, and male operative method users are only 0.2%.
Conclusion: It is expected that the government can provide intensive counseling services in the region for couples of childbearing age-related to the use of contraception both in men and women, especially in the use of female and male sterilization methods.
REFERENCES
1.Fauzi RN, Febriani RK, Desmawan D. Pengaruh Laju Pertumbuhan Penduduk terhadap Kemiskinan di Indonesia. 2022;1(1):118–22.
2.Rotinsulu FGF, Wagey FW, Tendean HMM. Gambaran Penggunaan Alat Kontrasepsi pada Wanita di Indonesia. e-CliniC. 2021;9(1):243–9.
3.Yuliati IF. Peramalan Dan Analisis Hubungan Faktor Penggerakan Lini Lapangan Dalam Meningkatkan Peserta Kb Aktif Mkjp. J Kel Berencana. 2021;6(2):35–48.
4.Harahap HP. Faktor yang Berhubungan dengan Keikutsertaan Pus dalam Ber-KB. J Bidan Cerdas. 2019;2(3):122.
5.Muaya TM, Sampe S, Kumayas N. Efektivitas Program Keluarga Berencana Dinas Pengendalian Penduduk Dan Keluarga Berencana Dalam Menekan Laju Pertumbuhan Penduduk Di Kabupaten Minahasa. 2023;3(1):1–14.
6.Hasan Gaffar Z, Sasap Abao A. Partisipasi Pasangan Usia Subur (PUS) dalam Program Keluarga Berencana di Kampung KB Kelurahan Sagatani, Singakawang, Kalimantan Barat. Socia J Ilmu-ilmu Sos. 2021;18(2):1–16.
7.Pasaribu R. Gambaran Karakteristik PUS (Pasangan Usia Subur) Pengguna Alat Kontrasepsi Suntik Depo Progestin Di Wilayah Kerja Puskesmas Pinangsori Tahun 2021. UNIVERSITAS AUFA ROYHAN DI; 2022.
8.Primanita R et al. Hubungan Dukungan Suami dengan Pemilihan Alat Kontrasepsi MKJP atau Non MKJP pada Ibu di Puskesmas Modopuro Kabupaten Mojosari. Media Komun Ilmu Kesehat. 2020;12(02):70–6.
9.Oktavianis O. Efektivitas Peningkatan Pengetahuan Terhadap Kontrasepsi Mantap Dengan Metode Snowball Throwing Pada Pasangan Usia Subur. Matern Child Heal Care. 2019;1(1):40.
10.Badan Pusat Statistik Indonesia. Jumlah Pasangan Usia Subur dan Peserta KB Aktif Menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Timur, 2022. BPS. 2023.
11.Maharani DS, Hardisman H, Lisa UF. Hubungan tingkat pengetahuan, budaya dan motivasi akseptor KB dengan pemilihan kontrasepsi mantap pria. J Ris Kebidanan Indones. 2023;7(1):66–73.
12.Nurhayati N-. Faktor Yang Mempengaruhi Tindakan Pemilihan Kontrasepsi Mantap Wanita (MOW). J Kebidanan. 2023;13(2):139–48.
13.Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Kontrasepsi Mantap untuk Cegah Kehamilan Secara Permanen. Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Kediri. 2023.
14.Ane LH. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Rendahnya Pengguna Metode. J Stud Kepemerintahan. 2020;3(2).
15.Sihombing R, Rochad K, Santosa H. Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Penggunaan Kontrasepsi Metode Operasi Pria di Kecamatan Siantar Marihat Kota Pematangsiantar. J Kesehat Masy Indones. 2021;16(2):121.
16.Arulmohi M, Vinayagamoorthy V, R. DA. Physical Violence Against Doctors: A Content Analysis from Online Indian Newspapers. Indian J Community Med. 2017;42(1):147–50.
17.Sailan NP, Masi G, Kundre R. Penggunaan Metode Kontrasepsi Pada Wanita Usia Subur Dengan Siklus Menstruasi Di Puskesmas. J Keperawatan. 2019;7(2):1–8.
18.Febriana Y, Wibowo A. Hubungan Karakteristik Sosio-Demografi dengan Penggunaan Tubektomi pada Peserta KB Wanita di Indonesia. J Kesehat Komunitas. 2022;8(1):66–72.
19.Sharma SK, Patil G, Ghunkikar P, Rathod PG, Dhumal K. Unraveling Factors Shaping the Acceptance and Non-acceptance of Non-scalpel Vasectomy in Rural Central India: A Cross-Sectional Study. Cureus. 2024;16(1):1–11.